Mengapa Indonesia Membaca Buku?

Indeks minat baca warga Indonesia 2012 dari UNESCO adalah 0,001. Artinya bahwa 1000 orang hanya 1 yang berminat membaca.

Nabi Muhammad mampu membangun peradaban dunia dengan ajaran islam diawali dengan perintah MEMBACA, Jepang sebagai salah satu negara yang memiliki kemajuan di berbagai bidang memiliki budaya membaca yang tinggi. Peradaban dimulai dari membaca.

Maka dari itu mari bersama mewujudkan Indonesia Era Baru dengan Membaca Buku.
::: Estu Pitarto :::

Selasa, 19 November 2013

Berburu Buku untuk Koleksi Pribadi

Tips memilih buku sebelum membeli:
1. Tentukan tema
Tentukan tema yang diinginkan. Meski ingin mengoleksi buku dengan genre yang sama, usahakan pilih tema yang berbeda sehingga koleksi beragam. Jika baru mulai untuk membiasakan membaca, carilah buku yang diminati untuk menghindarkan malas membaca.

2. Manfaatkan Pameran
Pameran buku yang biasanya diadakan setiap tahun pada umumnya menyediakan buku-buku murah dengan potongan harga yang menarik. Dalan even itu pula kadang penyelenggara mengadakan acara bedah buku. Acara ini dapat memberikan informasi tentang sebuah buku bagi calon pembaca.

3. Cari Rekomendasi
Mintalah saran kepada rekan atau saudara tebtang sebuah buku. Patikan mereka pun telah membaca dan mengetahui isi buku.

4. Baca Review
Review atau resensi buku dapat menjadi informasi tentang sebuah buku. Review atau resensi dapat diperoleh di majalah, tabloid atau surat kabar. Brsyukur sobat telah bekunjung du blog Indonesia Membaca Buku ini, sebab di sini sobat dapat membaca review dan resensi beberapa buku. Jika sobat memiliki permintaan resensi buku atau review, saya siap membantu.

5. Kenali Penulis
Penulis dapat menentukan kualitas dan genre buku yang ditulisnya.

6. Gabung Komunitas
Komunitas dapat membantu kita berbincang tentang buku. Anggota klub biasanya akan berbagi pengalaman mengenai buku yang pernah dibaca.
Dirangkum dari artikel Suara Merdeka,Selasa 19 November 2013, Halaman 18

Senin, 18 November 2013

Pak Bei , Sentilan dalam Media Hybrid

Beberapa kalangan menilai komik adalah ancaman dalam kegiatan membaca. Orang cenderung lebih memilih komik manakala disodorkan pada pilihan buku teks atau komik. Pertanyaannya adalah apakah komik bukan bagian dari kegiatan membaca? Ataukah para penikmat komik ini bukan sedang membaca melainkan melihat komik? Membaca komik atau melihat komik?

Membaca dan melihat pada dasarnya memiliki persamaan berupa pengalaman menikmati obyek visual. Mohammad Haddid seorang penggemar komik yang tinggal di Yogyakarta berpendapat bahwa membaca pada dasarnya menikmati sebuah karya berbentuk tulisan sedahgkan melihat cenderung pada konteks menyelami karya non tulisan misalnya lukisan, fotografi, desain dan lain sebagainya. Dalam hal ini komik hadir sebagai media yang mencampurkan unsur tulisan dan non tulisan sebab di dalamnya terdapat perpaduan keduanya sehingga oleh M Haddid komik disebut sebagai medium hybrid.

Seri komik Pak Bei yang hadir sejak tahun 1980 sampai dengan tahun 2005 di harian Jawa Tengah Suara Merdeka adalah salah satu karya media hybrid tersebut. Masyarakat Jawa Tengah tentu mengenal satu tokoh yang digambarkan oleh Masdi ini. Sebuah komik yang selalu ditampilkan tiap hari Minggu ini benar-benar menghibur sekaligus memberikan sindiran halus pada saat itu. Percakapan sehari-hari yang ditunjukkan oleh dialog tokoh Pak Bei, Bu Bei,Nanang dan yang lain memmberikan gambaran tenyang perasaan, keresahan, kegelisahan dan harapan masyarakat di kalangan bawah terhadap kehidupan yang mereka rasakan sebagai warga negara Indonesia. Jika menelisik waktu Pak Bei ditayangakan di suara merdeka, paling tidak Pak Bei telah melewati dua kali orde pemerintahan di Indonesia.

Kekuatan komik Pak Bei ada pada dialog dalam balon kata yang terdiri dari untaian kalimat  polos nan menggelitik. Unsur tulisan lebih dominan dalam komik ini, sedangkan gambar berfungsi untuk menegaskan tentang perasaan dan suasana hati tokoh dengan penggambaran raut muka dan ekspresi. Sedikit gambar yang ditampilkan dari kejauhan, rata-rata menampilkan setengah badan dari tokoh.

Pada tahun 2005, ketika Soenardi atau dikenal dengan nama Masdi pencipta komik Pak Bei memutuskan untuk pensiun, kisah ini tak lagi berlanjut. Melalui dialog singkat saya dengan anaknya ternyata buah jatuhnya jauh dari pohonnya. Artinya bakat menggambar komik yang dimiliki oleh Masdi tidak menurun pada anaknya. Anak-anaknya justru lebih mendalami pada bidang yang lainnya. Praktis, kehadiran buku komik Pak Bei ini menjadi sebuah peninggalan berharga bagi sejarah komik di Indonesia. Rak buku di toko yang saat ini banyak terpampang komik dari negara lain sepertinya perlu diimbangi dengan komik dalam negeri. Dalam hal ini saya mengartikan komik dalam negeri yakni komik yang memiliki tokoh khas dari Indonesia seperti Pak Bei dan yang lainnya ( bukan berjenis Manga dll  yang dibuat orang Indonesia ).
Jadi kembali ke awal, membaca komik atau melihat komik? Silakan saya serahkan pemahaman ini kepada Sobat. Yang jelas komik merupakan satu karya yang patut untuk dinikmati layaknya buku yang lain dan bukan sebagai teror buku teks serta kegiatan membaca.

Semoga bermanfaat
TETAP SEMANGAT DAN TERUS BERKARYA
Ayo Wujudkan Indonesia Era Baru dengan Membaca Buku


Data Buku:

JUDUL : PAK BEI

PENULIS : MASDI
PENERBIT : SILENG MEDIA PARIWARA
TEBAL HALAMAN: 96 HALAMAN


JIKA SOBAT MENGHENDAKI BUKU KOMIK INI SILAKAN KONTAK SAYA DENGAN MENGISI FORMULIR  KONTAK DI SAMPING ATAU DI NOMOR 087731449424.

Jumat, 15 November 2013

Blog, Dari Hobi Menjadi Hoki

Membaca dan menulis ibarat pinang tak berbelah. Keduanya saling melengkapi. Tulisan tak akan berguna jika tak ada pembaca dan pembaca tak dapat memenuhi hasrat membacanya jika tak ada tulisan. Maka antara penulis dengan pembaca memiliki hubungan batin yang tak tertulis dan terkata. Inilah awal yang dilakukan oleh Ananda Puspitasari atau dikenal dengan nama Nonadita, blogger nasional yang telah berkeliling Indonesia dan belajar di luar negeri gratis karena blog. Berawal dari hobi membaca tulisan-tulisan yang menarik. Hobi membaca inilah yang kemudian mengenalkannya pada kesenangan baru yakni menulis. Ya, seperti yang diungkapkan oleh sahabat saya Omjay, mengkonsumsi saja tidak cukup, saatnya kita juga memproduksi. Pada akhirnya Nonadita menemukan media yang disebut dengan nama blog. Melalui buku ini, Nonadita berbagi cerrita pengalamannya menulis blog hingga mendapatkan kesempatan berkeliling nusantara gratis. Nonadita bercerita tentang blog dari sekadar hobi menjadi hoki.

" LAYAKNYA BUKU KOSONG, BLOG BISA BERISI APA SAJA "
Blog ibarat buku kosong yang menunggu pemiliknya menuliskan apa saja di atas media digital berbasis internet. Semua orang bisa memiliki blog dan dapat menggunakannya sejauh ia benar-benar mau mempelajari. Blog ada yang bersifat gratis dan ada pula yang berbayar. Kekuatan dari blog adalah konten yang terus diperbarui oleh pemiliknya. Tak heran, untuk meningkatkan promosi sebuah produk atau jasa banyak perusahaan yang kini memilih blog sebagai tempat berinteraksi dengan konsumen. Bagi para pemula memiliki blog menjadi hal yang luar biasa. Sangat mudah untuk membuat akun baru blog tetapi akan sangat membutuhkan usaha yang keras untuk konsisten mengisinya. Beberapa ada yang bertanya-tanya atau bahkan mengalami WeBe ( Writing Block ) saat mulai mengisi blog.

Nonadita berbagi tips untuk panduan bagi pemula blog. Menurutnya ada dua tipe blog yang perlu dipikirkan dari awal pembuatan :

#1 Blog Gado-Gado
Blog gado-gado biasanya berupa blog pribadi yang berisi berbagai macam kategori tulisan. Sastra, hobi, catatan harian dan lain-lain jadi satu di dalam satu media blog.

#2 Blog Niche
Blog niche disebut untuk istilah blog yag mengupas tema tertentu. Misalnya tentang travelling, kuliner, teknologi, atau bahkan tentang buku dan kegiatan membaca seperti tema yang diangkat oleh blog indonesiamembacabuku.blogspot.com ini.

Jika sudah menentukan jenis blog lalu bagaimana cara memulainya?
Ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk memulai menulis sebuah blog:

#1 Mulai dari hal yang terdekat
Apa hal yang terdekat? Tentu saja hal yang paling dekat dengan diri kita adalah tentang kita bukan? Hobi kita, pekerjaan kita, informasi yang kita dapatkan, pengalaman jalan-jalan kita, atau bahkan perasaan yang ditulis menjadi puisi pun bisa menjadi bahan tulisan.
Nonadita pernah menuliskan curahat hatinya dalam bentuk puisi. Banyak puisi yang tertulis di dalam blog namun tenyata puisi yang berasal dati curahan hati Nonadita ini menarik banyak perhatian karena lariknya terbatas dengan rima unik yakni a-a-a-a.

#2 Mulai dari hal yang terkecil
Mulailah dari hal yang terkecil. Artinya kita tak perlu berpikir bahwa menulis blog itu harus dengan panjang tulisan sekian karakter. Jika sobat masih mampu menuliskan hanya satu paragraf saja bukan masalah. Jika ragu-ragu dengan jumlah paragraf sobat bisa menyimpannya terlebih dahulu dalam draft hingga pada suatu saat nanti siap untuk dipublikasikan. Lebih baik menulis sedikit demi sedikit tetapi rutin setiap hari. Sekali lagi pesan dari sahabat saya omjay, "Menulislah Setiap hark lalu perhatikan apa yang terjadi?"

#3 Mulai dari hal yang termudah
Termudah biasanya dapat diartikan sebagai hal yang kita ketahui. Menulislah di blog sesuatu yang kita ketahui. Ini akan sangat mudah dilakukan daripada kita mebuliskan sesuatu yang tidak kita ketahui atau kita senangi. YOUR BLOG IS YOUR BRANDING, apapun yang kita tuliskan akan mencerminkan personality pemilik blog.

Apa yang bisa didapatkan dari Blog?

#1 Penghasilan
Blog dapat memberikan peluang untuk mendapatkan penghasilan. Blog dapat digunakan untuk menunjukkan kemampuan diri kepada pembaca melalui tulisan. Blog yang sering dikunjungi dapat pula berpeluang untuk mendapatkan penghasila  dari iklan atau adsense yang ada. Tentu saja konnten adalah hal penting untuk memanggil hoki yang dapat diraih melalui blog.

#2 Prestasi
Ada banyak lomba blog yang diselenggarakan oleh pihak swasta maupun pemerintah. Seperti yang dilakukan oleh Nonadita yang berhasil meraih penghargaan dalam XL Blog Festival hingga penghargaan yang ia raih sebagai Microsoft Bloggership. Buku ini akan menjelaskan secara detil tips untuk mengikuti lomba blog seperti yang pernah dilakukan oleh Nonadita. Ada 6 tips: a. Konten, b. Informatif, c. Identitas diri yang jelas, d. Pemahaman konten yang ditulis, e. Interaksi dengan pengunjung blog dan f. Karakteristik penyelenggara. ( hal 52-56 ).

Membaca dan menulis adalah interaksi yang tak dapat dipisahkan. Membacalah tiap hari lalu menulislah dan lihat apa yang akan terjadi.
Semoga bermanfaat. Tetap Semangat dan Terus Berkarya. Ayo wujudkan Indonesia Era Baru dengan Membaca Buku.

DATA BUKU:

JUDUL : GRATIS! KELILING INDONESIA & BELAJAR DI LUAR NEGERI KARENA BLOG
PENULIS : NONADITA
PENERBIT : B FIRST ( PT BENTANG PUSTAKA )
TAHUN : 2010
JUMLAH HALAMAN : 130 HALAMAN

Kamis, 14 November 2013

Berbagi Isi Buku Via Skype

Beragam cara dapat dilakukan untuk berbagi isi buku. Jumpa darat dalam sebuah acara dan tempat yang telah ditentukan adalah hal yang biasa dilakukan. Bagaimana jika kegiatan berbagi isi buku ini dilakukan secara online melalui internet?

Salah satu media berbagi isi buku yang dilakukan di internet yakni dengan SKYPE. Skype adalah teknologi yang dapat menyampaikan pesan instan, panggilan suara dan videocall. Rata-rata Skype banyak digunakan untuk keperluan videocall. Skype memudahkan berbagi pengalaman dimanapun berada, termasuk di dalamnya berbagi isi buku.
Inilah yang dilakukan oleh para siswa SIS, mereka menggunakan skype untuk berbagi isi buku yang telah mereka baca dengan rekan di sekolah lain ( Suara Merdeka ).

Beberapa manfaat skype dalam meningkatkan minat baca:

#1 Skill Communication
Berdiskusi melalui skype dapat melatih anak untuk mengasah dan mendapatkan ketrampilan berkomunikasi. Skype yang terkoneksi dengan internet memungkinkan siswa dapat berdiskusi langsung melalui media internet.
Ketrampilan bercakap-cakap dengan beragam bahasa dapat dilatih di sini. Misalnya siswa kita bisa belajar bahasa rekannya yang ada di Makasar, Medan, Madura dan beragam tempat yang lain. Mereka juga bisa menggunakan bahasa Inggris atau Mandarin saat berbagi isi buku dengan rekan yang ada di luar negara.

#2 Using ICT
Teknologi skype yang digunakan pada anak akan memberikan pengertian bahwa teknologi dapat digunakan untuk hal yang hijak bagi kehidupan seperti berbagi cerita isi buku.
Teknologi ini memungkinkan siswa berhubungan dengan siswa lain diluar daerah bahkan negaranya. Dari buku ini mereka bisa bertukar informasi budaya dan bagaimana perasaan mereka tehadap apa yang dibaca dalam buku.

Bagaimana sobat? Mau mencoba menggunakan skype untuk meningkatkan minat baca para siswa? Jika sudah mencobanya,sharing yuk hasil pengalamannya.

Semoga bermanfaat.
TETAP SEMANGAT DAN TERUS BERKARYA
Ayo Wujudkan Indonesia Era Baru dengan Membaca Buku

Selasa, 12 November 2013

Ibu Suka Sinetron, Anak Malas Baca

Judul diatas adalah artikel yang dimuat di harian Jawa Pos pagi ini. Di dalam artikel tersebut menyebutkan Ketua Tim Penggerak PKK Ibu Sri Atikoh Ganjar Pranowo mengatakan menumbuhkan minat baca anak akan efektif jika dimulai dari keluarga. Beliau prihatin bahwa minat baca anak Indonesia terendah di Asia Tenggara. Saingan terberat menumbuhkan minat baca adakah televisi dan game. Bagaimana anak akan senang membaca jika ibunya suka nonton sinetron?

Ya, saya sepakat dengan ibu Sri Atikoh Ganjar Pranowo mengenai hal tersebut. Pada hakikatnya pendidikan dimulai dari keluarga dan lebih banyak ada di tangan ibu. Ibu adalah madrosatun anak kali pertama dalam hidupnya. Keteladanan menjadi harga mati yang tak bisa ditawar. Bertemali dengan membaca maka ibu harus menjadi teladan keoada sang buah hati mengenalkan buku dan kegiatan membaca. Memang membaca bukan habit seorang ibu karena dulu memang ia tak mendapatkan habit tersebut dalam lingkungan keluarganya.

Sadarilah duhai ibu, bahwa membaca dapat menjadi bekal kesuksesan anak di kemudian hari. Mari kita singkirkan ego dan luangkan banyak waktu kita bersama dengan anak mengenalkan buku dan membaca. Meminjam istilah Ayah Edy, Indonesia Strong Start From Home. Yuk, mari!

Sumber : Jawa Pos, 12 Nov 2013 Hal.2

Perpustakaan, Tempat Angker di Sekolah

Perpustakaan merupakan tempat angker di sekolah. Tempat itu benar-benar tempat yang paling sunyi dan memang diharuskan sunyi. Suara gaduh sedikit akan memancing petugas perpustakaan membelalakkan mata sedari berucap,"sssttt...., ini perpustakaan!". Kesunyian perpustakaan menjadi serupa dengan sebuah kuburan di pojok desa. Ya...kesunyian yang mempersepsikan bahwa tempat itu angker. Tampang petugas perpustakaan nyaris tanpa ekspresi dan senyuman sehingga menambah keseraman di ruang itu. Apakah ini berlaku pada umumnya pada perpustakaan sekolah di tempat kita?

Sungguh jika demikian adanya sepertinya tak ada kegembiraan dalam melakukan aktifitas membaca. Membaca akan menjadi stigma kegiatan serius yang membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi, susah dan menimbulkan penderitaan, padahal dalam kegiatan membaca otak kita masih berekreasi menjelajahi dunia imajinasi. Bukankah rekreasi selayaknya dilakukan dengan hati senang dan gembira?

Memang ada beberapa pembaca yang dapat menikmati kegiatan membaca jika suasana benar-benar tenang, namun ada pula yang menikmatinya dalam kondisi riang dengan suara yang mampu memacu kritik analitik membaca. Lantas bagaimana cara agar keduanya dapat terfasilitasi oleh perpustakaan?

1. Bagi Menjadi 2 Ruang
Ruang pertama khusus untuk ruang pembaca yang benar-benar menginginkan ketenangan. Ruang disetting supaya kedap suara.
Ruang kedua yakni ruang untuk pembaca yang memiliki kemampuan membaca drngan bersuara. Ruang ini tidak perlu ruangan yang tertutup. Ruang terbuka seperti kantin pun jadi. Di ruang terbuka ini pembaca dapat mendiskusikan hal baru yang ia temukan dalam buku yang ia baca.

2. Budaya Senyum Salam Sapa
Petugas memiliki peran penting dalam menarik minat baca. Petugas yang minim senyum tentu tidak mengenakkan calon pembaca bukan? Jika ruang terbagi menjadi dua maka petugasnya pun dapat dibagi menjadi 2 ( baca: ada 2 orang petugas :D )

Dengan demikian perpustakaan akan menjadi tempat yang menyenangkan bagi siswa di sekolah. Jika suasananya sudah menyenangkan, pastilah kegiatan membaca akan sangat menarik.
Semoga Bermanfaat
TETAP SEMANGAT DAN TERUS BERKARYA
Ayo Wujudkan Indonesia Era Baru dengan Membaca Buku!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More